Cara Penyebutan Angkatan

Di suatu sore hari di lapangan tengah.

+: Yuk ke kantin
-: Ntar ah, aku lagi mau nempel foding nih
+:Lho? Bukannya yang tugas mbuat foding tuh anak 64.
-: Iya tuh, dumeh senior trus nyuruh2 anak 65.
+:Ya tapi jangan ngedumel gitu donk.. yuk aku bantu, cuma nempel gitu aja koq repot.
Percakapan itu belu lama terjadi, bukan di tahun 60-an, tapi di tahun 2000-an. Memang, saat ini di kalangan cah-cah Padmanaba sangat populer penyebutan angkatan dengan angka 60-an. Angka itu merupakan penyebutan angkatan berdasarkan jumlah angkatan sejak tahun 1942. Jadi, tahun ini anak kelas X mendapat jatah nama angkatan 65, anak kelas XI berarti angkatan 64, anak yang lulus tahun 2007 berarti angkatan 62… begitu seterusnya.

Penamaan in berawal dari sebuah foto yang dipampang di kantin Kang Pri. Foto itu menampilkan foto satu angkatan yang baru aja lulus di tahun 1999. Di bagian bawah terdapat tulisan kira-kira seperti ini “Padmanaba class of 54th”. Aku sendiri sedikit tidak percaya dengan penulisan angka class of tersebut. Siapa tahu ada suatu tahun di mana SMA 3 tidak menerima murid sehingga itungan kelasnya mungkin tidak sampe 54. Tapi, peduli amat!

Pada tahun 2001 diberlakukan kebijakan kelas akselerasi, yaitu lama belajar di SMA cuma 2 tahun saja, bukan 3 tahun. 1 kelas itu memang yang membuat banyak perubahan. Penyebutan angkatan 2003 sudah tidak spesifik lagi untuk satu angkatan yang masuk tahun 2000, melainkan untuk angkatan yang masuk tahun 2000 ditambah 1 kelas akselerasi yang masuk tahun 2001. Hal inilah yang membuat anak2 2003 (58) lalu mulai mempopulerkan angka 58 yang diperoleh dari tulisan di kantin Kang Pri yang memang masih terpajang. Dengan cara itu setiap menyebut angkatan 58 pasti yang dimaksud adalah angkatan mereka, dan tidak ketambahan 1 kelas akselerasi dari angkatan sesudahnya.

Anak-anak 58 menyebut diri mereka anak 58 sewaktu mereka kelas 3 karena saat itulah ada 1 kelas dari angkatan sesudahnya yang juga kelas 3 yaitu kelas akselerasi. Mereka-pun menyebut angkatan di bawahnya dengan sebutan angkatan 59 dan tentunya anak akselereasi yang kelas 3 itu disebut juga angkatan 59. Meskipun anak 58 sendiri masih sering menggunakan kata angkatan 2003, tapi untuk angkatan2 selanjutnya penyebutan angkatan dengan tahun lulus mulai hilang, karena sejak saat itu setiap PPLB anak-anak baru sudah diberitahu angka angkatannya, hingga nama angkatan 60,61,62, dst sudah merasuk dalam hati dan digunakan sehari2.

Penamaan angkatan ini memang ambigu dengan angkatan kelulusan tahun 60-an… Cara membedakannya mudah jika seseorang mengaku angkatan 60 tapi masih muda, berarti dia anak padmanaba yang lulus tahun 2005, jika agak sepuh berarti yang lulus tahun 60.

Aku sendiri masih harus berpikir beberapa kali setiap adik kelas bilang dia angkatan berapa dan ketika dia bertanya aku angkatan berapa. Namun dengan penamaan ini paling tidak akan menyatukan kita dalam keluarga Padmanaba tanpa membedakan sudah lulus atau belum lulus.

Tulis Komentar