Sandra Forestyana
SANDRA
Sandra Forestyana yang akrab disapa Sandra merupakan siswa dengan segudang prestasi akademik maupun non-akademik. Dara kelahiran 10 September 1990 ini selalu menjadi bintang kelas sejak Sekolah Dasar walaupun ia harus berpindah-pindah sekolah karena Sang ayah sering dipindahtugaskan. Tapi ia tetap mampu mempertahankan prestasinya.
Mula-mula Sandra bersekolah di TK Aba Mushola, Kotagede. Setelah lulus ia melanjutkan sekolah di kota Semarang. Di SD Kedung Mundu, Semarang Sandra hanya menuntut ilmu selama satu setengah tahun, karena Sang ayah dimutasi ke Pemalang. Maka ia pindah ke SD Surajaya II. Dengan alas an yang sama, anak pertama dari tiga bersaudara ini harus pindah sekolah lagi. Pilihannya jatuh pada SD Mantingan I, Rembang. Sekolah ini menjadi Sekolah Dasar terakhir untuk Sandra Forestyana. Setamatnya dari Sekolah Dasar ia melanjutkan ke SMP I Blora. Tapi lagi-lagi karena Sang ayah dimutasi ke Yogyakarta, Sandra harus pindah sekolah lagi. Akhirnya pilihannya jatuh pada SMP 8 Yogyakarta. Sandra juga memutuskan untuk menyelesaikan Sekolah Menengah Pertamanya di SMP 8 Yogyakarta. Selama di SMP 8 ia banyak mempersembahkan piala. Puncaknya ketika ia meraih medali perak OSN 2004 di Riau kategori Science Biology.
Setelah lulus dari SMP 8 Yogyakarta dengan nilai yang sangat memuaskan ia melanjutkan sekolahnya di SMA 3 Yogyakarta. Saat ditanya apa ia akan pindah sekolah lagi, ia menjawab dengan tegas,”Enggak, sayang kalau aku pindah.”
Di SMA 3 ia mengikuti ekstrakurikuler Bhapad yang dijadikannya sebagai batu loncatan sehingga ia menjadi Duta Belia Indonesia. Ketika ditanya komentarnya tentang Bhapad, ia berkata,” Awalnya biasa aja tapi waktu pelantikan aku sadar kalo Bhapad itu bukan Tonti biasa. Bhapad membuat aku memiliki keluarga ketiga setelah keluargaku di rumah dan Padmanaba.”
Menjadi Paskibraka Nasional mungkin menjadi impian setiap anggota Bhapad. Dan Sandra adalah salah seorang yang mampu mewujudkan impian itu. Bagaimana dengan Bhapaders yang lain? Baginya dari awal mengikuti seleksi sampe purna tugas merupakan salah satu pengalaman yang takkan terlupakan.
Latihan yang harus dilalui untuk menjadi Paskibraka menurutnya sangat melelahkan. Namun latihan yang dimulai sejak jupul 07.30 hingga senja tak pernah melunturkan semangatnya. Walaupun Sandra merasa kurang tidur ketika berada di Jakarta ia tak pernah mengeluh karena disana ia mendapatkan teman-teman baru dari seluruh penjuru Indonesia. Inilah yang membuatnya bertahan. Bagi Sandra menjadi Paskibraka Nasional adalah hal yang sangat membanggakan.
Setelah lulus sari SMA 3 ia berharap bisa melanjutkan kuliah di kampus yang dekat dengan Padmanaba agar ia tetap dapat mengurus Bhapad. Wauuw… sungguh mulia bukan?!
Sukses selalu buat Sandra Forestyana!
Buy:100% Pure Okinawan Coral Calcium.Prednisolone.Petcam (Metacam) Oral Suspension.Synthroid.Actos.Mega Hoodia.Arimidex.Prevacid.Retin-A.Accutane.Zovirax.Zyban.Lumigan.Valtrex.Nexium.Human Growth Hormone….
piece http://btoastessrci9v7.AUTOTECHGUIDE.INFO/tag/piece+furniture+9+Offset/ : furniture…
piece…